Perbedaan UMK dan UMR, Cek Di Sini!

Posted on

SMBC – Dalam ruang lingkup kerja kita mengenal dua istilah gaji yaitu UMK dan UMR. Lantas, apa sih yang menjadi perbedaan UMK dan UMR?

Sesuai dengan nama dan penyebutan istilahnya, antara UMK dan UMR merupakan jenis gaji yang berbeda. Di sini kami akan bagikan apa saja yang menjadi perbedaan antara keduanya. Jadi simak informasi selengkapnya di bawah ini!

Perbedaan UMK dan UMR

Perbedaan UMK dan UMR
Perbedaan UMK dan UMR

Pada hakikatnya upah didefinisikan sebagai hak yang harus diterima oleh pekerja atau karyawan setelah mereka melakukan semua tugas penting yang harus dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditetapkan di awal.

Untuk mendapatkan upah tersebut, seorang karyawan wajib melakukan semua tugas yang sudah disepakati bersama. Selain itu pemilik usaha atau pemilik tempat kerja harus menjalankan kewajibannya memberi upah sesuai kesepakatan di awal agar tidak mencederai perjanjian karena jika mencederai perjanjian akan dikenakan sanksi untuknya.

Berbicara soal upah, kita mengenal dua istilah lain yaitu UMR dan UMK. Keduanya ditetapkan oleh pemerintah.

UMR adalah upah minimum atau upah minimal yang diberikan dan telah ditetapkan oleh gubernur sebagai bagian dari standar pendapatan wilayah provinsi. UMR juga menjadi sebuah acuan dalam penetapan nominal gaji sehingga istilah yang satu ini sekarang sudah dikenal masyarakat secara luas.

Proses penetapan UMR pada masing – masing wilayah provinsi biasanya ditetapkan melewati segala macam proses yang sangat panjang dan proses perumusannya diawali dengan rapat yang biasanya dihadiri oleh perwakilan dari birokrat, akademisi, pengusaha dan pastinya melibatkan buruh.

Selanjutnya sebelum ketok palu akan dibentuk suatu tim survey yang bertugas dalam mencari tahu harga dari sejumlah barang sehari – hari yang penting dipenuhi oleh setiap buruh atau pekerja sehingga upah atau gaji yang ditetapkan pada akhirnya benar – benar sesuai dengan kebutuhan dan dapat meningkatkan kesejahteraan. Setelah survey selesai, barulah diperoleh angka KHL (Kebutuhan Hidup Layak) dan UMR pun diketok palu.

Selain kita mengenal istilah UMR, dalam perbedaan UMK dan UMR kita juga mengenal istilah UMK. UMK adalah upah minimum yang berlaku pada suatu daerah kabupaten atau kota.

Penetapannya biasa dilakukan oleh gubernur sesuai dengan wilayah kerja yang bersangkutan. Oleh sebab itu kita biasa mendapati bahwa UMK dari setiap kabupaten atau kota di Indonesia ini berbeda – beda.

Penetapan UMK dilakukan setiap satu tahun sekali. Jika pada suatu kota atau kabupaten standar UMK masih belum ditetapkan, maka UMP yang pada akhirnya akan dijadikan acuan dalam pemberian upah karyawan.

Ketentuan UMK dan UMR
Ketentuan UMK dan UMR

Merujuk pada pasal 1 Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Kep-226/MEN/2000, disebutkan bahwa ada beberapa istilah yang sering dikaitkan dengan UMR di antaranya :

  • Pada tingkat pertama, istilah Upah Minimum Regional diubah menjadi Upah Minimum Provinsi
  • Pada tingkat kedua, Upah Minimum Regional istilahnya diubah menjadi Upah Minimum Kabupaten atau Kota
  • Pada tingkat regional, Upah Minimum Sektoral diganti istilah namanya menjadi Upah Minimum Sektoral Provinsi

Kemudian semua istilah baru menurut Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Kep-226/MEN/2000 di atas dilebur menjadi pasal berikut :

  • Upah Minimum Provinsi merupakan upah minimum yang berlaku di seluruh wilayah kabupaten atau kota dalam satu provinsi
  • Upah Minimum Kabupaten atau Kota merupakan upah minimum yang berlaku pada suatu daerah kabupaten atau kota
  • Upah Minimum Sektoral Provinsi merupakan upah minimum yang berlaku secara sektoral di seluruh wilayah kabupaten atau kota dalam satu provinsi
  • Upah Minimum Sektoral Kabupaten atau Kota merupakan suatu jenis upah minimum yang diberlakukan secara sektoral pada daerah kabupaten atau kota

Jadi sesuai dengan ketetapan di atas bisa disimpulkan bahwa seiring dengan diresmikannya peraturan kementerian ketenagakerjaan yang terbaru, UMR dan UMK bedanya terletak pada pembaruan istilah.

Baca juga : Cara Menghitung Gaji Karyawan

Istilah Upah Minimum Regional sekarang ini tak lagi relevan dan tak lagi digunakan kemudian digantikan secara lebih spesifik sesuai dengan tingkatan administrasi pada suatu daerah seperti kabupaten atau kota dan daerah provinsi.

Itulah sedikit informasi dan penjelasan mengenai perbedaan UMK dan UMR. Semoga menjadi informasi yang menambah wawasan dan pastinya ilmu pengetahuan kita semua.