Gaji UMR Kudus Serta UMK Standar Terbaru Saat Ini, Naik Segini!

Posted on

Smbc – Kesepakatan kenaikan gaji UMR Kudus telah ditetapkan. Ya, meskipun sedang berada pada masa pandemi, Kudus tetap berusaha memperjuangkan hak – hak setiap pekerja untuk mendapatkan kenaikan gaji dengan layak setiap tahunnya.

Tahun ini pun gaji UMR Kudus telah disepakati oleh Dewan Pengupahan mengalami kenaikan. Rincian kenaikan yang bisa didapatkan oleh setiap karyawan yang bekerja di perusahaan mengenai besaran upahnya bisa Anda simak dalam ulasan di bawah ini!

Fakta Kenaikan Gaji UMR Kudus

Gaji UMR Kudus
Gaji UMR Kudus

Dari tahun ke tahun, angka kenaikan gaji UMR Kudus memang mengalami kenaikan. Dari tahun 2019 ke tahun 2020, kenaikan UMR Kudus mencapai angka 8,51% yaitu dari Rp 2.044.467,75 menjadi Rp 2.218.451,95.

Sementara akibat pandemi, perdebatan tentang kenaikan gaji UMR Kudus berjalan cukup alot. Ada pihak yang setuju jika ada kenaikan gaji dan upah, akan tetapi di lain sisi ada yang merasa kalau kenaikan angka gaji dan upah di wilayah Kudus percuma jika lapangan kerja dan kondisi usaha dari berbagai sektor masih stagnan akibat pandemi.

Setelah berjalan cukup alot, pada akhirnya Dewan Pengupahan wilayah Kudus sepakat kalau akan dilakukan kenaikan upah dan gaji untuk tahun 2021 sebesar 3,4%. Jadi kenaikan dari tahun 2020 menuju ke tahun 2021 sebesar 72 ribu rupiah yaitu menjadi Rp 2.290.995,33.

Ingin tahu gaji UMR Semarang? Baca : Gaji UMR Semarang Terbaru Tahun Ini

Ada beberapa hal yang menjadi latar belakang kemudian diputuskan adanya kenaikan gaji dan upah di tengah kondisi pandemi covid-19 yang masih terus berlanjut di tahun 2021 ini di antaranya :

1. Kemampuan financial perusahaan

Kemampuan financial perusahaan
Kemampuan financial perusahaan

Di berbagai wilayah, banyak perusahaan yang terdampak pandemi. Oleh sebab itu pemerintah dan beserta dewan pengupahan sepakat bahwa jika ada kenaikan angka gaji maka kenaikan tersebut tidak akan signifikan.

Suatu perusahaan mampu bertahan saja sudah menjadi hal yang sangat baik dan wajib disyukuri di masa pandemi seperti sekarang ini. Terlebih banyak industri yang merumahkan karyawan karena tidak sanggup membayar upah karyawannya. Banyak juga industri yang harus rela mengeluarkan banyak aset demi kelangsungan hidup perusahaan dan pegawainya.

Karena itu pemerintah juga masih mempertimbangkan hal tersebut agar kenaikan upah dan gaji tidak terlalu menjadi penghambat langkah dan perkembangan suatu perusahaan. Aturannya bahwa tidak semua sektor memiliki kewajiban menaikkan upah dan gaji.

Kenaikan upah dan gaji yang mencapai angka 3,4% di tahun 2021 ini wajib diberlakukan bagi sektor usaha yang terdampak positif covid seperti usaha yang berkaitan dengan peralatan kesehatan, produk kesehatan dan sebagainya.

Sementara perusahaan yang terdampak negatif covid-19 tidak memiliki kewajiban menaikkan upah minimum senilai 3,4% sesuai yang telah ditetapkan. Atau diperbolehkan mengajukan penangguhan pembayaran.

2. Kompensasi rata-rata dan persaingan kebutuhan tenaga kerja

Secara umum sebuah perusahaan memanfaatkan upah rata – rata dalam penetapan kisaran gaji yang ditawarkan kepada karyawannya. Jika kenaikan upah terjadi pada suatu sektor misalkan karena ketersediaan tenaga kerja untuk beberapa jenis pekerjaan yang terbatas, maka mau tidak mau perusahaan akan berusaha menaikkan gaji yang diberikan dari sebelumnya.

Hal ini terjadi karena perusahaan berusaha untuk mempertahankan seorang karyawan yang telah bekerja cukup lama dengannya agar karyawan tersebut masih tetap menjadi asset dan tidak pindah ke lain perusahaan.

Jika ada karyawan terpercaya dengan angka pencarian tenaga kerja yang rumit pindah ke perusahaan lain tentu saja bisa terjadi kesulitan mencari karyawan yang sama pada perusahaan tersebut. Oleh sebab itu mempertahankan karyawan akan dilakukan salah satunya dengan pemberian gaji berlebih atau reward.

3. Pertimbangan kebutuhan dan kelayakan hidup

Pertimbangan kebutuhan dan kelayakan hidup
Pertimbangan kebutuhan dan kelayakan hidup

Standar pemenuhan kebutuhan kelayakan hidup seorang pekerja adalah tidak kekurangan dan gaji yang cukup dalam memenuhi kebutuhan.

Jika terjadinya inflasi menyebabkan kehidupan seorang bekerja menjadi serba kekurangan, maka hal tersebut menjadikan seorang pekerja akan menuntut kenaikan gaji.

Atau perusahaan sendiri yang menyadari pentingnya pemenuhan kelayakan hidup bagi pekerja sehingga secara suka rela mereka menaikkan jumlah upah dan gaji bagi karyawan.

Inilah salah satu alasan pada akhirnya kenaikan gaji tetap diusahakan di berbagai sektor kerja dalam banyak wilayah.

Setiap perusahaan juga harus memiliki kemampuan manajemen gaji agar gaji perusahaannya sehat. Baca : Cara Menghitung Gaji Karyawan Wajib Dipahami

Itulah sedikit informasi yang kami dapat berikan untuk Anda tentang gaji UMR Kudus yang mengalami kenaikan. Semoga informasi yang kami berikan di atas menjadi ulasan yang memberi manfaat dan menambah wawasan.